BANDUNG- koran5news.com,- Badan Layanan Pengadaan (Balap) Kota Bandung
memborong tiga penghargaan sekaligus pada National Procurement Award 2018 saat
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengadaan Barang dan Jasa di Sabuga Center
ITB, Selasa (30/10/2018) lalu.
Ketiga penghargaan tersebut yaitu UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan
Barang dan Jasa) kriteria sebagai pusat unggulan atau center of excellence
(COE), penerapan sistem LPSE dengan 17 standarnya, serta terproaktif dalam
pengelolaan kelembagaan dan pengelolaan tata barang jasa.
“Alhamdulilah itu satu kejutan dan sekaligus motivasi di Balap.
Karena pembentukan layanan pengadaan ini ternyata memperoleh apresiasi dari
pemerintah pusat,” Kepala Balap Kota Bandung, Dharmawan mengungkapkan pada
Bandung Menjawab di Taman Sejarah Kota Bandung, Kamis, (8/11/2018).
“Ini komitemen pemerintah kota untuk tingkatkan layanan kepada
masyarakat. Kita juga layani OPD (organisasi perangkat daerah) Pemkot dan juga
layanan proses pengadaan. Terbentuknya Balap sesuai Perpres nomor 16 tahun
2018, bahwa setiap daerah kabupaten kota itu harus bentuk unit kerja pengadaan
barang dan jasa sebagai pusat unggulan,” tambahnya.
Dharmawan mengungkapkan, Sejak 2017 Balap memperoleh
pendampingan dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah) dan Millennium Challenge Account Indonesia
(MCA-Indonesia).
“Kami sudah dapat kategori Champion. Walaupun lembaganya baru
terbentuk, tetapi kami terus kembangkan sehingga semakin modern, efisien,
efektif dan akuntabel," ujar Dharmawan.
Kendati demikian, Dharmawan memastikan Balap akan terus
berinovasi. Rencananya, November ini akan melalukan diseminasi sekaligus ekspos
“open contracting data standard” untuk pengadaan yang sifatnya “non tendering”.
“Hanya Kota Bandung yang mendapatkan support system dari World
Bank. Kita punya Bandung Integrated Resources Management System (BIRMS). Ekspos
itu bertujuan untuk memperkenalkan konsep open contracting data standar dalam
format the new BIRMS. Mudah-mudahan ke depan bisa menghasilkan data analitik
untuk menjadi pengambilan keputusan pimpinan,” ujar Dharmawan. (Red)

