Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Beras di Jawa Barat Aman, Bulog Stok Mencapai 592.795 Ton



Koran5news.com, Perum BULOG Kanwil Jabar selama bulan Ramadan 1447 H terus mengintensifkan penyerapan gabah petani sebagai bagian dari pencapaian target pemerintah dalam rangka memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Langkah ini merupakan bagian dari Upaya pencapaian target pengadaan gabah yang ditetapkan oleh Pemerintah secara Nasional sebesar 4 juta ton. Khusus untuk Perum BULOG Kanwil Jabar di tahun 2026 ini mendapatkan target sebesar 694.432 ton setara beras.

Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Jabar, Nurman Susilo, mengatakan, bahwa bulan Suci Ramadhan tidak mengurangi intensitas Perum BULOG Kanwil Jabar dalam melaksanakan pengadaan gabah dan akan melakukan serapan gabah sebanyak mungkin dan seoptimal mungkin.

“Perum BULOG Kanwil Jabar melakukan pembelian GKP sebesar Rp.6.500,- perkilogram di tingkat petani sesuai ketentuan Pemerintah. Ujar Nurman, Senin. (9/03/2026)

Upaya-upaya yang dilakukan oleh Perum BULOG Kanwil Jabar ini guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan di tingkat konsumen tetap terjaga.

Pertanggal 8 Maret 2026 capaian pengadaan Perum BULOG Kanwil Jawa Barat telah mencapai 125.910 ton setara beras atau sekitar 18,13% dari target pengadaan yang di tetapkan oleh perusahaan.

“Kita tetap optimis untuk mencapai target pengadaan tahun 2026, sebagai perbandingan di tanggal 9 Maret 2025 tahun lalu kita mencatat pengadaan 32.086 ton setara beras dan di akhir tahun berhasil mencapai target pengadaan yang di tetapkan oleh perusahaan. Capaian ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, penyuluh pertanian, mitra pengadaan, mitra penggilingan hingga kelompok tani di Provinsi Jawa Barat”, Ungkap Nurman Susilo.

Terkait adanya issue masyarakat melakukan "panic buying" komoditi beras sehingga terjadi lonjakan harga di pasar. Perum Bulog menyatakan siap untuk mengatasi lonjakan kebutuhan beras tak terduga. Nurman, menyatakan saat ini stok beras kami 592.795 Ton setara beras, jadi tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. 

Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut seperti penyaluran SPHP, Bantuan Pangan, GPM dan Pasmur yang sudah rutin dilaksanakan. beliau telah memerintah seluruh kantor cabang Bulog di setiap wilayah Jawa Barat untuk mewaspadai lonjakan kebutuhan (Edwar)