"Saat
saya jalan kesini, saya lihat petugas kebersihan dan lain-lain sudah
mulai bekerja menandakan aktivitas pelayanan sudah berjalan dengan
baik," ujarnya usai meninjau ke kantor kecamatan Sumur Bandung, Jalan
Lombok, Kota Bandung, Senin (03/07/2017).
Kecamatan
Sumur Bandung menjadi kantor kewilayah yang dipilih oleh Wali Kota
Bandung M.Ridwan Kamil karena menurutnya kecamatan tersebut merupakan
wajah Kota Bandung yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Sehingga
kecamatan sumur Bandung harus lebih optimal dari kecamatan yang lainnya.
"Kecamatan
Sumur Bandung selama libur lebaran sering didatangi wisatawan dan
mendapat banyak komentar sehingga saya menitipkan sekali kebersihan dan
keindahannya, dan saya ingatkan pelayannyapun harus lebih dari kecamatan
yang lainnya," katanya.
Selain
itu, Emil mengingatkan jangan ada lagi sampah-sampah yang berserakan di
jalan-jalan utama Kota Bandung bahkan jangan ada garis hitam-putih yang
pudar. Karena merusak keindahan suasana Kota Bandung. jika di kecamatan
lain melakukan kebersihan setiap pagi dan sore, kalau di kecamatan Sumur
Bandung diharapkan bisa melakukan 2 jam sekali untuk hasil yang
maksimal.
Wali Kota Bandung juga
merasa bersyukur karena 49 ASN yang tercatat di Kecamatan Sumur Bandung,
sebanyak 48 ASN hadir dan 1 orang berhalangan dikarenak sakit.
"Alhamdulillah
banyak yang hadir kecuali satu orang saja yang terpaksa tidak hadir
karena sakit, secara hukum semua disiplin sesuai waktu dan semua ini
dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi demi pelayanan masyarakat
yang tebaik. Mudah-mudahan ini mewakili semangat seluruh pelayanan
publik di Kota Bandung sudah lebih dari cukup liburannya jadi sekarang
tinggal kerja kerasnya, apalagi kesejahteraan yang sudah ditingakatkan
berlipat, jadi jangan ada pelayanan yang lambat , pungli tidak jelas,
pencaloan tidak jelas, saya kira ini kecamatan yang saya apresiasi
paling baik,"imbuhnya.
Setelah
selesai meninjau kantor Kecamatan Sumur Bandung, Wali Kota Bandung
melanjutkan peninjauannya ke Badan pengelolaan dan pendapatan daerah
Kota Bandung dan hasilnya pelayanan publik sudah berjalan secara baik
dan optimal.(Red)

